03 November 2008

Cerita-Cerita Rohani

Cerita Pertama

Seorang kristen menulis surat kepada Editor sebuah surat kabar dan mengeluhkan kepada para pembaca bahwa dia merasa sia-sia pergi ke gereja setiap minggu. Tulisnya, "saya sudah pergi ke gereja selama 30 tahun dan selama itusayatelah mendengar 3000 khotbah. Tapi selama hidup, saya tidak bisa mengingat satu khotbah pun. Jadi saya rasa saya telah memboroskan begitu banyak waktu - demikianpun para pendeta itu telah memboroskan waktu mereka dengan khotbah-khotbah itu."


Surat itu menimbulkan perdebatan yang hebat dalam kolom pembaca. Perdebatan itu berlangsung berminggu-minggu sampai akhirnya adaseseorang yang menulis demikian:"Saya sudah menikah selama 30 tahun. Selama ini istri saya telah memasak 32.000 jenis masakan.Selama hidup saya tidak bisa mengingat satupun jenis masakan itu yang dilakukan istri saya. Tapi saya tahu bahwa masakan-masakan itu telah memberi saya kekuatanyang saya perlukan untuk bekerja. Seandainya istri saya tidak memberikan makanan itu kepada saya,makasaya sudah lama meninggal."Sejak itu tak ada lagi komentar tentang khotbah.


__________________________________________________
Cerita Kedua
Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!(Mazmur 150:6)


Nenek Granny sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah.Mereka adalah anak-anak muda yang sangat cerdas dan sering menggoda nenek mereka. Kali ini, Tom mulai menggoda dia dengan berkata, "Nek,apakah nenek masih pergi ke gereja pada hari minggu?"Tentu!" "Apa yang nenek peroleh dari gereja? Apakah nenek bisa memberitahu kami tentang Injil minggu lalu..?"


"Tidak, nenek sudah lupa. Nenek hanya ingat bahwa nenek menyukainya."


"Lalu apa khotbah dari pendeta?"


"Nenek tidak ingat. Nenek sudah semakin tua dan ingatan nenek melemah.


Nenek hanya ingat bahwa ia telah memberikan khotbah yang memberi kekuatan,Nenek menyukai khotbah itu."


Tom menggoda, "Apa untungnya pergi ke gereja jika nenek tidak mendapatkansesuatu dariNya?" Nenek itu terdiam oleh kata-kata itu dan ia duduk di sana termenung. Dan anak-anak lain tampak menjadi malu. Kemudian nenek itu berdiri dan keluar dari ruangan tempat mereka semua duduk, dan berkata, "Anak-anak, ayo ikut nenek ke dapur." Ketika mereka tiba di dapur, dia mengambil tas rajutan dan memberikannya kepada Tom sambil berkata, "Bawalah ini ke mata air, dan isilah dengan air, lalu bawa kemari!"


"Nenek, apa nenek tidak sedang melucu? Air didalam tas rajutan....! "Nek, apa ini bukan lelucon?" tanya Tom.


"Tidak.., lakukanlah seperti yang kuperintahkan. Saya ingin memperlihatkan kepadamu sesuatu."


Maka Tom berlari keluar dan dalam beberapa menit ia kembali dengan tasyang bertetes-teskan ..


"Lihat,nek," katanya. "Tidak ada air di dalamnya."


"Benar," katanya. "Tapi lihatlah betapa bersihnya tas itu sekarang. Anak-anak, tidak pernah kamu ke gereja tanpa mendapatkan sesuatu yangbaik, meskipun kamu tidak mengetahuinya."


________________________________________________
Cerita Ketiga
Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!(Mazmur 150:6)


Suatu ketika, ada seorang pria yang menganggap Natal sebagai sebuahtakhayul belaka. Dia bukanlah orang yang kikir. Dia adalah pria yang baik hati dan tulus, setia kepada keluarganya danbersih kelakuannya terhadap orang lain. Tetapi ia tidak percaya pada kelahiran Kristus yang diceritakan setiap gereja di hari Natal. Dia sunguh-sungguh tidak percaya."Saya benar-benar minta maaf jika saya membuat kamu sedih,"kata pria itu kepada istrinya yang rajin pergi ke gereja. "Tapi saya tidak dapat mengerti mengapa Tuhan mau menjadi manusia. Itu adalah hal yang tidak masuk akal bagi saya "


Pada malam Natal, istri dan anak-anaknya pergi menghadiri kebaktiantengah malam di gereja. Pria itu menolak untuk menemani mereka."Saya tidak mau menjadimunafik," jawabnya."Saya lebih baik tinggal di rumah. Saya akan menunggumu sampai pulang. "Tak lama setelah keluarganya berangkat, salju mulai turun. Ia melihat keluar jendela dan melihat butiran-butiran salju itu berjatuhan. Lalu ia kembali ke kursinya di samping perapian dan mulai membaca surat kabar. Beberapa menit kemudian, ia dikejutkan oleh suara ketukan. Bunyi itu terulang tiga kali.


Ia berpikir seseorang pasti sedang melemparkan bola salju ke arah jendela rumahnya. Ketika ia pergi ke pintu masuk untuk mengeceknya, ia menemukan sekumpulan burung terbaring tak berdaya di salju yang dingin. Mereka telah terjebak dalam badai salju dan mereka menabrak kaca jendela ketika hendak mencari tempat berteduh.


Saya tidak dapat membiarkan makhluk kecil itu kedinginan di sini, pikir pria itu. Tapi bagaimana saya bisa menolong mereka? Kemudian ia teringat akan kandang tempat kuda poni anak-anaknya. Kandang itu pasti dapat memberikan tempat berlindung yang hangat. Dengan segera pria itu mengambil jaketnya dan pergi ke kandang kuda tersebut.Ia membuka pintunya lebar-lebar dan menyalakan lampunya.


Tapi burung-burung itu tidak masuk ke dalam. Makanan pasti dapat menuntun mereka masuk, pikirnya.Jadi ia berlari kembali ke rumahnya untuk mengambil remah-remah rotidan menebarkannya ke salju untuk membuatjejak ke arah kandang. Tapi ia sungguh terkejut. Burung-burung itu tidak menghiraukan remah roti tadi dan terus melompat-lompat kedinginan di atas salju. Pria itu mencoba menggiring mereka seperti anjing menggiring domba,tapi justru burung-burung itu berpencaran kesana-kemari, malah menjauhi kandang yang hangat itu. "Mereka menganggap saya sebagai makhluk yang aneh dan menakutkan," kata pria itu pada dirinya sendiri, "dan saya tidak dapat memikirkan cara lain untuk memberitahu bahwamereka dapat mempercayai saya.


Kalau saja saya dapat menjadi seekor burung selama beberapa menit, mungkin saya dapat membawa mereka pada tempat yang aman." Pada saat itu juga, lonceng gereja berbunyi. Pria itu berdiri tertegun selama beberapa waktu, mendengarkan bunyi lonceng itu menyambut Natal yang indah. Kemudian dia terjatuh pada lututnya dan berkata,"Sekarang saya mengerti," bisiknya dengan terisak. "Sekarang saya mengerti mengapa KAU mau menjadi manusia."


_________________

1 komentar:

Anonim mengatakan...

mantab bngt ceritanya^^ thx buat yg buat maju terus dlm Tuhan^^LJBu

Poskan Komentar